May
13

Dua hari hujan, tugas lewaatt..

Ditulis dalam: Aku sendiri oleh Iqbal Hadiananda

Surabaya udah 2 hari kemarin hujan (baca: nggak panas). Suasananya jauh berbeda dari biasanya. Panas, terik, kering. Yang ada malah langit yang mendung terus, kadang hujan, bahkan jalanan sampe berkabut.
Cuacanya bikin semangat dan stamina kendor. Contohnya, waktu ngerjain tugas kelompok, bukannya serius nggarap tugas tictactoe, tapi malah tiduran -_-”. Semakin deket deadline, malah tambah nggak semangat, malah makan2 di kampoeng steak. Semangatku tambah drop lagi gara2 kejatuhan kecoak di kepala selesai makan..
Pulangnya aku tidur, ninggalin tugas yang belum jadi. Bangunnya, badan uda nggak kuat buat ngelanjutin gara2 dingin. Aku lakukan rutinitas pagi, berangkat kampus.
Sekarang cuaca panas lagi dan tugas masih belum sempurnaaa =))

May
10

Walau tak lengkap, tetap berkesan..

Ditulis dalam: Aku sendiri oleh Iqbal Hadiananda

(NB: Semua nama yang disebut di sini temenku di SD Alsur)

Wahaha, udah lama aku nggak posting di blog gara-gara nggak punya ide buat nulis. Akhirnya baru sekarang ini aku nulis di blog, tentang reuni SD-ku yang tadi siang ‘diadakan’ (lebih tepatnya disebut dadakan) di food court GM..

Hehe, begini awalnya. Fitri yang sekarang SMA di Bekasi dateng ke Surabaya, buat ikut tes PMDK UNAIR. Beberapa hari sebelum keberangkatan, Fitri ngirim SMS ke aku dan temen-temenku, bikin janji ketemuan. Tentu saja aku terima ajakan buat ketemuan itu (maklum, hampir 6 taun gak ketemu).. Rasanya ya, gimana gitu.. Seneng. Kangen (bukan band!). Penasaran juga (perubahan penampilan mereka). Sebagai rencana awal, kemarin Fitri dan Meilda bilang ketemunya di food courtnya GM aja, jam 11 siang.

Akhirnya hari ini tiba. Beberapa puluh menit sebelum jam 11, aku sudah siap-siap berangkat ke GM, tanpa menyiapkan kendaraan (jalan, GM di depan rumahku :D). Eh nggak taunya, aku dengan bodohnya ketiduran sampe jam menunjukkan 11.15.. Langsung aja aku berbenah penampilan dan langsung jalan ke food court GM. Sampai di food court GM, aku SMS Fitri di mana dia sekarang. Begini isi conversation SMS kami:

aku: Km dimana?

Fitri: lg jalan mau ke foodcourt no..

aku: Hoalah.. Tak tunggu di dpn AW..

Fitri: ada sonia kok disana. cari aja, di dpn spageti

Wow, aku telat 15 menit aja ternyata cuma baru ada Sonia yang nunggu di sana sambil makan bento. Ternyata budaya telat nggak bisa lepas dari orang Indonesia. Misalkan, ada orang janji kumpul jam 3 sore, itu artinya kumpulnya jam 3.30 atau jam 4 pas -_-”. Langsung aja aku duduk di meja tempatnya Sonia makan. Kaget, penampilannya udah jauh berbeda dari 5 tahun yang lalu.. (detilnya, liat daftar perubahan di bawah)

Beberapa menit kemudian, sang ‘aktris’ utama Fitri dan saudaranya, Mbak Nia, dateng ke meja kumpul. Ternyata penampilannya juga berubah. Disusul Tara, Meilda, sama Yanti dateng, yang mengakibatkan meja overload, karena kursinya kurang. Lalu kami pindah tempat ke meja yang berkursi banyak. (Sejauh ini aku cowok sendirian..) Rasanya ada yang kurang.. Ternyata Angga nggak dateng, karena pakdenya dateng, jadi harus nganter ke mana-mana. Sambil nunggu temen-temen lain yang janji dateng (Syarif sama Irwan), kita semua pesen makan siang dilanjutin ngobrol-ngobrol soal SD dulu, juga nanyain kabar temen-temen yang lost contact.

Setelah beberapa lama nungguin Syarif, akhirnya Fitri nelpon dia buat dateng. Ternyata dia baru bangun! (waktu menunjukkan 12.00 -_-”) Kami njamur gara-gara nungguin, dan ngobrol-ngobrol lagi. Akhirnya Syarif datang juga. Aku kaget, penampilannya sudah sangat sangat jauh berbeda. Selanjutnya nelpon Irwan, katanya lagi perjalanan dari TP. Waktu hampir menunjukkan jam 1, Irwan dateng (buntut dhewe).

Nah, pemain sudah ‘lengkap’. Aku jelaskan perubahan mereka berdasarkan ngobrol-ngobrol tadi:

Aku: nggak berubah dari SD dulu, cuman tambah tinggi

Sonia: dulu kurus banget, sekarang malah gemuk. Kata Syarif malah kayak ibu-ibu arisan -_-” (peace sown..)

Fitri: dulunya lebih tinggi dan besar dari aku, sekarang kurusan, dan aku lebih tinggi. Kata Syarif (lagi), kayak patung bangau di food court (opo maksude iki?)

Meilda: tetep aja, cuman lebih tinggi

Tara: tetep aja kuruss rus rus..

Yanti: dulu badannya gede, rambut pendek, sekarang malah kurus banget, rambutnya jadi lurus panjang (kata temen-temen, badannya ketuker..)

Syarif: yang ini uda jauh beda.. Dulunya putih, sekarang tambah tinggi, gemuk, item. Bener-bener beda.

Irwan: gak jauh berbeda, cuman tambah tinggi

Acara pun berlanjut dengan, obrol-obrolan lagi sampe selesai -_-”. Setelah itu kami semua pulang ke rumah masing-masing.. Hehe, reuninya bener-bener berkesan. Rasa kangen jadi ilang, juga bisa menjalin kontak lagi..

You are unexchangeable, my lovely old friends..

Kurang Irwan

Cuman segini yang ngumpul.. Yah, Alhamdulillah..

Yeah, full team, tapi gak full team

Yeah, full team, tapi gak full team

January
7

Lagu Indonesia menyedihkan..

Ditulis dalam: Musik oleh Iqbal Hadiananda

Dikutip dari Facebooknya Astri Isnaini Dewi (dek Astrid)

kenapa lagu indonesia ‘kebanyakan’ isinya menyedihkan ?

coba sekarang dgerin radio ato tipi tentang musik” gitu , pasti ada musik yang mesti wirawiri di kuping kita .
kbanyakan lagu jaman sekarang esp. yg indonesia , kok pada bikin termehekmehek ya (ato termencretmencret kata jarwo) mesti lembeng !
kalo ga ditinggal pacar , diputusin , ditinggal mati , bertepuk sebelah tangan , suka sahabat , etc ..
tapi , dgan modal ’sedih’ it , lagu-lagu it tetep exist , dn byk yg suka ..
lalu , menurud kalian semua , apakah lagu kaya gt bakalan tetep merakyat sampe nanti nanti ? trus lagu paling sedih menurut kalian apa ?

Berikut ini beberapa komentar yang representatif terhadap note di atas :

Mr. D

Iya, orang indonesia itu latah! Masih inget dulu jamannya jamrud? Setelah rock sukses trus bnyk yg ikut”an rock, skrg ini stlh lagu mellow sukses, bnyk yg ikutan, liat aja 2 tahun kedepan, mgkn mellow udah ga begitu laku, bnyk yg pindah ke jazz

Ms. N

wah,itu kn karna lagu emang disesuaikan dg peristiwa yg dialami manusia d kesehariannya..
emg se bosenin.
apalagi remaja.
apalagi coba selain pencarian jati diri,cita”,sahabat,dan cinta …?

g semua lagu sedih kok.
byk juga yg bikin semangat.
lagu sedih thu didengerinnya pas nyantai, jgn pas sedih.
kalo pas sedih dengerin lagu sedih, ntar sedihnya tambah parah.
(pengalaman pribadi penulis)

segi positif dr dengerin lagu sedi thu y,
qt jadi tau bahwa kesedihan thu dialami semua orang.
gag cuma kita.
bahkan banyak yg lebih mengenaskan dari apa yg kita alami.
jadi,kita bisa tetep tegar.^^

Mr. D

Mindsetnya orang indone-siah masih kaku, jd mereka gak mau nyari breakthrough soalnya takut ga laku. Yah, bisa dikatakan juga, band” di Indonesia orientasinya masih soal duit, bukan soal seni

Yang punya topik

benar , mereka ngeben bukan buat hepi ato buat seni , tapi cari duit , mau lagunya jelek tapi kalo laku mreka okeoke ajah , mungkin mottonya gni :
‘elek yo band’

Menurut opiniku, memang orang Indonesia cenderung mengikuti tren yang ada, atau disebut latah. Misalnya, seorang aktor dalam sebuah sinetron menggunakan Blackberry untuk adegan menelpon. Dan memang benar, akhirnya Blackberry menjadi tren, dan jumlah penggunanya meningkat.

Begitu pula dalam dunia permusikan Indonesia, genre yang biasanya ada di top ten chart adalah genre yang saat ini sedang ngetren. Seperti ketika sebuah lagu mellow menjadi hits, lagu-lagu lainnya juga ikut-ikutan mellow, agar laku.

Kemudian untuk lirik lagu, memang pada kenyataannya banyak sekali lagu-lagu yang bertema cinta, persahabatan, dan yang sudah disebut-sebut di atas, baik dalam negeri maupun luar negeri. Namun, seperti yang sudah disebutkan oleh Mr. D di atas, mindset orang Indonesia masih kaku. Tidak berani membuat dobrakan baru, karena takut tidak laku. Kita dapat mendengar lagu-lagu yang ada saat ini, kebanyakan lagu memiliki tema yang sama, dan irama yang tidak jauh berbeda (lagu cinta yang mendayu-dayu..)

Aku akui, banyak musik Indonesia yang berirama enak. Tapi, temanya ya begitu-begitu saja, tidak ada yang spesial..

Thanks to : Dek Astrid, para komentator notes, dan aku sendiri -_-”

January
7

Menangkap target (2)

Ditulis dalam: Unik oleh Iqbal Hadiananda
JavaRa

Kafe buat programmer...

Panjang

Copy-paste 700 MB membutuhkan waktu 42 tahun!

Keju yang memberikan pesan terus-menerus?

December
18

Berhati-hatilah dalam memilih bando

Ditulis dalam: Sharing oleh Iqbal Hadiananda

Melalui posting ini, aku akan berbagi pengalaman pada para pembaca. Sebaiknya anda sekalian berhati-hati dalam memilihkan bando bagi anak perempuan. Jika anak itu ingin menggunakan bando, maka sebaiknya gunakan bando yang tidak memiliki gerigi di sisi dalamnya. Mengapa?

Berdasarkan sebuah kejadian yang aku saksikan sendiri, yang dialami oleh adikku perempuan yang masih kelas 2 SD, bando yang memiliki gerigi di sisi dalamnya dapat melukai kulit kepala. Ketika adik sedang berlari-larian di sekolah dengan memakai bando bergerigi di kepalanya , dia mendadak terjatuh. Setelah aku cek apakah dia tidak mengalami cedera, ternyata di kepalanya nampak segumpal darah. Langsung aku bawa adik ke UKS untuk mendapatkan pertolongan pertama. Ternyata, kepala adik terluka dan membentuk bekas titik-titik.

Setelah aku selidiki, ternyata bando adik terdapat darah. Rupanya gerigi pada bando itu menancap pada kepala adik. Ngeri kalau mengingat kejadian itu..

Oleh karena itu, pilihkan bando yang memiliki sisi dalam yang polos dan tidak bergerigi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti kejadian di atas.

© Inou’s Fusionzone